Update Berita Terbaru 2020

Jumat, 14 Juni 2019

Posted by mirajudin in , , | Juni 14, 2019 No comments

Sebagian besar wanita mendapatkan menstruasi pertama mereka antara usia 10 atau 15 tahun. Siklus haid wanita remaja bisa berbeda-beda setiap bulannya. Ketika misalnya pada bulan ini siklusnya 25 hari sedangkan di bulan berikutnya siklusnya menjadi 40 hari, maka ini dikategorikan sebagai siklus haid yang tidak teratur.

Haid yang tidak teratur sangat wajar dialami wanita remaja pada beberapa tahun pertama mereka mendapatkan haid. Seringkali penyebab haid tidak teratur pada remaja adalah bisa karena penyakit, perubahan berat badan yang terlalu cepat, stres, akibat mengkonsumsi obat-obatan tertentu, berolahraga yang terlalu banyak, memiliki berat badan yang sangat rendah atau tinggi, atau tidak makan cukup kalori, sehingga menyebabkan ketidakseimbangan hormon dan mempengaruhi bagian otak yang mengatur periode haid.  Melakukan perjalanan jauh atau menjalani aktivitas dengan jadwal yang tak menentu dan sering berubah secara drastis juga dapat membuat menstruasi Anda datang pada waktu yang berbeda dari yang diharapkan.  Namun tak perlu cemas, karena semua ini normal terjadi. Seiring bertambahnya usia, pola siklus Anda mungkin akan berubah menjadi pola yang bisa dikenali.

Selain siklus haid yang bisa jadi tak beraturan, periode haid pada wanita remaja juga bervariasi, yang mana haid terjadi selama dua atau tujuh hari lamanya. Ini juga masih termasuk normal, karena hal ini disebabkan oleh tingkat hormon yang berbeda dari satu siklus ke siklus berikutnya, dan ini mempengaruhi jumlah dan lama pendarahan.

Jika siklus Anda tidak teratur, untuk mengenali kapan sekiranya anda akan menstruasi kembali, maka anda harus memperhatikan petunjuk yang diberikan tubuh yang menandakan bahwa menstruasi akan segera datang. Tandanya bisa berupa kram belakang atau kekakuan, payudara terasa lebih berat atau nyeri payudara, sakit kepala, jerawat, pola tidur yang terganggu, perubahan suasana hati, atau kembung.

Bagi wanita remaja yang telah menikah, namun belum ingin memiliki anak dan mencegahnya dengan melakukan suntik KB atau mengkonsumsi pil KB, seringkali juga mengalami haid yang tidak lancar. Untuk dapat mengembalikan siklus haid seperti semula, anda bisa mengkonsumsi obat melancarkan haid akibat KB. Konsultasikan ke dokter mengenai obat yang anda butuhkan agar mendapatkan rujukan sesuai dengan kondisi anda.

0 komentar:

Posting Komentar