Update Berita Terbaru 2019

Jumat, 06 Desember 2019

Posted by mirajudin in , , , | Desember 06, 2019 No comments

Istilah asuransi bisnis mencakup berbagai jenis asuransi yang tersedia dan bertujuan untuk melindungi bisnis, pemilik bisnis, dan karyawan dari berbagai kondisi yang nantinya bisa merugikan perusahaan secara finansial. Dikutip dari merdeka.com, menurut studi yang dilakukan oleh salah satu perusahaan asuransi umum di Indonesia, hingga saat ini hampir 50% perusahaan di Indonesia belum memiliki asuransi bisnis untuk melindungi perusahaan. Padahal, ketika tidak memiliki asuransi, perusahaan bisa berpotensi mendapatkan risiko kerugian yang lebih besar. 

Setiap perusahaan memiliki kebutuhan asuransi yang berbeda, tergantung pada risiko yang dimiliki mulai dari industri, lokasi dan sifat bisnis. Oleh karena itu, sangat penting untuk memahami pengelolaan risiko dan jenis asuransi bisnis yang tepat untuk melindungi dalam meminimalisir risiko kerugian finansial yang ditimbulkan akibat dampak risiko yang terjadi .

Perlu diketahui bahwa pengelolaan risiko perusahaan dan asuransi bisnis dapat dilakukan melalui broker asuransi yang bisa memudahkan perusahaan mulai dari identifikasi dan mitigasi risiko, dan memberikan solusi dalam meminimalisir risiko termasuk pemilihan paket asuransi bisnis yang tepat hingga konsultasi layanan klaim. Berikut peran utama broker asuransi dalam membantu perusahaan: 

1. Membantu Strategi Manajemen Risiko Bisnis

Perusahaan broker asuransi berhak membantu perusahaan untuk mengembangkan strategi manajemen risiko karena mereka bertanggung jawab menghindarkan nasabah dari peluang terjadinya risiko. 

Sebelum menentukan produk asuransi yang sesuai, perusahaan broker asuransi akan mempelajari karakteristik bisnis perusahaan supaya pemilihan produk asuransi bisa dilakukan secara akurat. 

Dengan demikian, perusahaan broker tak hanya membantu pemilihan produk asuransi, menagih premi, dan memberikan konsultasi seputar masalah klaim. Melainkan juga patut memastikan bahwa bisnis Anda berjalan lancar tanpa pengaruh risiko yang besar.

2. Menjadi penghubung antara klien (tertanggung) dan perusahaan asuransi (penanggung).

Setelah melakukan identifikasi risiko terhadap perusahaan klien, broker asuransi akan memberikan paket asuransi yang beragam, menjembatani pemilihan paket asuransi, hingga mempersiapkan dan membuat desain kontrak Asuransi yang paling sesuai dengan kebutuhan perusahaan klien (tertanggung). Sehingga proses negosiasi dalam memilih asuransi bisnis termasuk biaya premi akan berlangsung secara efektif.

3. Fokus Penuh terhadap Perkembangan Bisnis

Selama polis berjalan, Broker Asuransi bertanggung jawab untuk menjalankan risk inspection serta administrasi program, termasuk melakukan claim management service. 

Perusahaan dapat fokus penuh terhadap perkembangan bisnis karena broker asuransi bisa mendukung upaya manajemen risiko yang lebih tepat. Perusahaan pun tidak perlu repot memikirkan segala bentuk risiko yang berpotensi hadir dan mengganggu perkembangan bisnis perusahaan. 

4. Pelayanan Ekstra

Broker asuransi dapat memberikan pelayanan ekstra yang sangat menguntungkan perusahaan. Pelayanan ekstra tersebut mulai dari manajemen risiko, rekomendasi asuransi bisnis yang dibutuhkan, hingga memberikan konsultasi dalam proses klaim asuransi. Pelayanan ekstra tersebut menjadi nilai plus bagi broker asuransi yang sangat membantu perusahaan dalam meminimalisir risiko bisnis.

Pilih broker asuransi yang sudah berpengalaman dan terpercaya. Broker asuransi terbaik dan profesional akan selalu memberikan pelayanan terbaik sebagai bentuk tanggung jawab kepada perusahaan sebagai pihak tertanggung pemegang polis asuransi bisnis yang dimiliki. Pastikan aktif berkonsultasi dengan broker asuransi untuk bisa menilai risiko dan memastikan bahwa bisnis perusahaan yang dijalankan mendapatkan semua perlindungan yang dibutuhkan.

0 komentar:

Posting Komentar